Johnson & Johnson Tetap Pasarkan Risperdal
Wednesday, March 10th, 2010 19:18:13 |
Save as PDF
Johnson & Johnson (J&J) menyusun rencana untuk menghasilkan US$302 juta melalui penjualan antipsychotic Risperdal, hanya beberapa bulan setelah regulator federal mengatakan perusahaan secara salah mengklaim bahwa obat itu aman dan efektif untuk orang tua. Informasi ini diperoleh dari dokumen internal perusahaan.
U.S. Food and Drug Administration mengatakan J&J pada tahun 1999 memasarkan antipsychotic Risperdal untuk pasien usia lanjut. Berdasarkan business plan 2000, J&J bermaksud meningkatkan pangsa pasar obat demensia, penggunaan yang tidak disetujui, menurut dokumen dalam suatu gugatan hukum oleh negara bagian Louisiana.
“Pasar geriatrik Risperdal memasuki siklus pertumbuhan kedua,” pejabat J&J menulis dalam rencana bisnis. “Populasi orang tua akan terus mendorong pertumbuhan Risperdal hingga abad berikutnya.”
Mengutip pejabat Louisiana dan lusinan dokumen internal J&J dalam gugatan hukum, mengklaim pemasaran Risperdal oleh perusahaan kepada orang tuan dan anak-anak tidak mendapat persetuuan. Profesor Jerry Avorn dari Harvard Medical School, yang tidak terlibat dalam kasus ini, menyebut dokumen-dokumen tersebut sebagai salah satu contoh yang mengerikan dari pemasaran obat yang ditujukan kepada pasien rentan.
“Pada 2010, sebagian besar orang dalam kedokteran mengetahui bahwa perusahaan obat berprilaku buruk dalam mempromosikan obat-obatan, tetapi terlihat bukti yang jelas hitam diatas putih dari rincian kampanye seperti ini masih cukup mengecewakan,” kata Avorn.
Di bawah hukum AS, seorang dokter dapat meresepkan obat untuk kondisi apapun, asalkan obat itu dilisensi oleh FDA dan terbukti aman dan efektif terhadap setidaknya satu penyakit. Namun, perusahaan obat tidak diperbolehkan untuk mempromosikan obat itu untuk penggunaan selain yang disetujui oleh FDA. Risperdal hingga tahun 2003 hanya disetujui untuk gangguan psikotik termasuk skizofrenia, dan tidak pernah disetujui untuk penyakit demensia.
J&J menyangkal terlibat dalam pemasaran semacam itu. Mereka mengatakan mereka akan melawan gugatan itu, dimana negara bagian Louisiana tidak segan-segan mendenda ratusan juta dolar untuk penggantian dana publik yang dihabiskan untuk Risperdal.
Hakim menetapkan sidang atas kasus ini akan berlangsung pada bulan September. (Bloomberg)
HALAMAN AWAL
TENTANG KAMI
PRODUK
FAQ
KONTAK




