Cina Mungkin Akan Naikan Interst Rates Karena Kenaikan Inflasi Dan Eksport
Wednesday, March 10th, 2010 13:15:20 |
Save as PDF
Data inflasi dan eksport Cina untuk bulan Februari kemungkinan akan mengalami kenaikan, menurut survei yang dilakukan oleh beberapa ahli ekonomi. Hal ini kemungkinan akan mendorong bank sentral untuk menaikan interest rates.
Consumer prices kemungkinan akan mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen on year menurut survei yang dilakukan oleh Bloomberg dimana kenaikan ini mungkin banyak dipengaruhi oleh faktor musiman. Para ahli ekonomi memperkirakan jika momentum ini terus berlanjut pertumbuhan inflasi Cina sampai dengan akhir tahun ini mungkin akan mencapai 4,4 persen.
Inflasi, spekulasi dibidang properti, dan resiko yang berpotensi dihadapi oleh perbankan merupakan tiga faktor yang menjadi perhatian Perdana Menteri Wen Jiabao akibat diluncurkannya paket stimulus oleh pemerintah Cina senilai $1,4 triliun pada tahun lalu. Gubernur bank sentral Cina Zhou Xiaochuan pada 6 Maret yang lalu mengatakan walaupun kebijakan pemberian stimulus ini akan dihentikan cepat atau lambat, namun keputusan ini harus diambil harus sangat hati-hati karena pemulihan ekonomi global belumlah solid benar.
“Ancaman terbesar bagi ekonomi adalah inflasi,” kata Wang Qian ekonom dari JP Morgan Chase & Co di Hon Kong. “Pemerintah harus mengendalikan inflasi dan untuk itu kenaikan interrest rates mungkin saja akan dilakukan dalam waktu dekat ini.”
Wang memperkirakan one year lending akan naik 0,27 persen begitu juga dengan deposites rates. Di Januari consumer prices naik 1,5 persen, kenaikan dalam tiga bulan berturut-turut setelah dalam enam bulan sebelumnya mengalami deflasi.
Kenaikan harga-harga kali ini dipicu oleh naiknya harga komoditi, kenaikan sumber daya alam dan kenaikan biaya kredit, menurut survei yang dilakukan oleh lembaga swasta. Producer prices untuk Februari mungkin akan naik sebesar 5,1 persen, kenaikan tertinggi sejak 16 bulan terakhir, menurut hasil survei Bloomberg.
Baoshan Iron & Steel Co produsen baja terbesar beberapa waktu yang lalu telah menaikan harga untuk pengiriman bulan Maret sebesar 7,4 persen karena tingginya permintaan dan kenaikan biaya bahan baku. Kweichow Moutai Co sebuah perusahaan yang bergerak dibidang consumer goods juga telah menaikan harga produksinya.
Wen mengatakan didepan Kongres Rakyat Cina pada 5 Maret yang lalu bahwa target inflasi Cina di 2010 akan berkisar 3 persen. Minggu yang lalu menurut hasil survei memperkirakan Wen kemungkinan akan salah dalam memprediksi pertumbuhan ekonomi, karena menurut nilai tengah inflasi 2010 akan berkisar 3,4 persen.
HALAMAN AWAL
TENTANG KAMI
PRODUK
FAQ
KONTAK




