Indeks Nikkei Menyentuh Nilai tertinggi Dalam 7 Pekan terakhir Dibantu Yen
Friday, March 12th, 2010 11:08:47 |
Save as PDF
Indeks Nikkei Jepang menyentuh nilai tertinggi dalam tujuh pekan terakhir dihari Jumat, dimana investor tersokong oleh perlemahan yen ditengah spekulasi bahwa Bank of Japan mungkin akan mengambil langkah-langkah tambahan untuk pelonggaran kebijakan moneter.
Hitachi naik 1,6 persen setelah Presiden baru perusahaan mengatakan ia tidak punya rencana untuk melakukan peningkatan modal, dan ia menyatakan bahwa perusahaan harus kembali membukukan keuntungan untuk setiap biaya yang dikeluarkan pada tahun fiskal selanjutnya yang dimulai pada bulan April.
Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa bank sentral Jepang kemungkinan kembali condong untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dipekan depan, meskipun ada ketidaksepakatan diantara tujuh anggota dewan pembuat kebijakan terkait bagaimana melakukan langkah-langkah tersebut.
“Risiko terhadap penguatan yen tampaknya mereda karena Bank of
Japan diperkirakan akan melangkah menuju pelonggaran moneter yang lebih, sehingga meningkatkan permintaan terhadap saham-saham eksportir,” ujar Kenichi Hirano, operating officer dari Tachibana Securities.
“Pasar cenderung untuk positif karena membaiknya prospek ekonomi global, meskipun kenaikan lebih lanjut di pasar akan tetap terjadi secara bertahap kedepannya.”
Indeks Nikkei naik 0,4 persen menjadi 10.708,47, setelah sebelumnya naik sebanyak 1,1 persen di 10.777,49, yang merupakan nilai tertinggi sejak 21 Januari lalu.
Kontrak future Nikkei dan option yang exspire dibulan Maret sepertinya akan ditutup di 10.808,73, ujar pelaku pasar di Tokyo, mengutip prediksi dari broker lokal. Hirano mengatakan bahwa level tersebut sepertinya akan menjadi tahanan bagi indeks Nikkei pada hari ini.
Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 932,47.
Dolar menguat 0,2 persen menjadi JPY 90,64 diawal perdagangan Asia. Investor menyambut baing perlemahan yen, yang akan mendorong keuntungan eksportir ketika mereka mengkonversi keuntungannya.
Saham Ricoh Co Ltd naik 1,7 persen mejadi JPY 1.374 setelah pembuat mesin fotokopi dan printer tersebut mengatakan perusahaan mengharapkan margin laba operasi akan sebesar 10 persen dan laba terhadap ekuitas sebesar 12 persen dalam lima tahun kedepan.
Tetapi beberapa eksportir melemah setelah mengalami relly baru-baru ini, sehingga memberatkan pasar secara keseluruhan, dimana Sony Corp turun 1,2 persen menjadi JPY 3.400. Tetapi saham-saham defensif mengalami kenaikan, dimana produsen obat Takeda Pharmaceutical naik 1,2 persen menjadi JPY 4.125. (Thomson ONE)
HALAMAN AWAL
TENTANG KAMI
PRODUK
FAQ
KONTAK




